Selasa, 01 Maret 2011

Letusan Bintik Matahari

gak tau napa, w suka ma brita yg satu ini, tp g tau juga sih bener atau g, yg penting seru dah , apa lagi klo dah liat videonya,.. oke langsung aja .. ni britanya (sorry hasil ngopas)

Sekitar dua pekan lalu, letusan bintik matahari dikabarkan mengarah ke Bumi. Dampak suar matahari itu dilaporkan sempat mengacaukan jaringan radio telekomunikasi di seluruh dunia.

Perkiraan kerusakan telekomunikasi itu disimpulkan berdasarkan efek letusan bintik matahari yang pernah terjadi. Dalam empat tahun terakhir, sebuah suar matahari yang sangat kuat telah membuat badai cuaca yang hebat. Selama ini badai itu kerap mengganggu jaringan telekomunikasi di Bumi.

Hal itu diungkapkan Profesor Daniel Baker, seorang ahli cuaca ternama asal University of Colorado, seperti dimuat oleh Cellular News, sekitar awal pekan lalu.

"Selama beberapa tahun terakhir, sejak awal abad 20, matahari cukup tenang. Tapi sekarang ia memuntahkan miliaran ton partikel, dan memicu badai geomagnetik di medan magnet Bumi. Muntahan partikel sekuat itu mampu menyebabkan gangguan telekomunikasi, sistem navigasi penerbangan, dan arus listrik," jelas Baker.

"Letusan matahari itu juga menganggu keamanan para astronot, dan awak pesawat," tandas profesor yang pernah menjabat Ketua Komite National Research Council 2008 dengan hasil riset bertajuk "Severe Space Weather Events".


Nih dia gan gambar2 letusan bintik matahari yang ane maksut.. cekidot aja deh 
ni gambar yg pertama gan..

nah klo ini pas udh meletusnya

Sabtu, 15 Januari 2011

Akibat Tidak Mendengarkan Nasihat Orang Tua

Kira-kira jam 4 subuh, seorang ibu sedang membangunkan putri satu-satunya yang sedang tidur, "nak, bangun nak.. sudah jam 4, waktunya sholat subuh" kata ibu, lalu, anaknya akhirnya membuka matanya walaupun masih terasa sangat ngantuk. Tetapi, bukannya anak tadi berterima kasih ke ibunya karena sudah dibangunkan, dia malah merasa jengkel, sebal, marah.

Jam 5 pagi, si anak bersiap untuk pergi ke sekolah, si ibu pun tak lupa menyiapkan bekal untuk anaknya tercinta. "Aku tidak mau bawa bekal, bawakan aku uang saja, aku lebih suka jajan" kata si anak, lalu ibu pun mengambil uang, ternyata, uang tersebut, masih kurang untuk si anak, anak tersebut pun memarahi ibunya, karena ibunya tak ingin memperpanjang masalah, akhirnya ibu memutuskan mengambil uang lagi dan menambah uang jajan yang tadi.

Perempuan yang merupakan seorang anak dari si ibu sangatlah terkenal nakal di sekolahnya. Bahkan, ibunya seringnya dipanggil ke sekolah, karena anaknya sering kabur dari sekolah hanya untuk pergi ke warnet. Banyak teman-teman si anak tadi yang tidak suka dengan tingkah lakunya. Namun, tetap saja anak tadi pasti punya teman, tapi, kalian tau sendiri, yang pasti teman-temannya tadi pun merupakan anak-anak nakal.

Sudah larut malam, si anak ternyata baru pulang, ibu yang cemas menunggu anaknya di rumah akhirnya dapat menghembuskan nafas lega karena anaknya pulang dengan keadaan selamat. Seperti biasa, si ibu menanyakan kenapa pulang malam ? dan seperti biasa pula, si anak selalu menjawab "bukan urusan ibu". Si ibu yang sangat sayang dengan anak perempuan satu-satunya ini membuatkan susu coklat yang merupakan kesukaan si anak tadi, "Nak, ini minum susu coklat, kamu pasti capek habis pulang malam, ayo cepat diminum, selagi hangat" namun, permintaan sang ibu supaya anak meminum susu coklat buatan sang ibu, ternyata ditolak si anak, "aku g aus.. lagi aku capek, mau tidur" kata si anak. Karena tidak ada orang lain, sang ibu pun meminum susu coklat buatannya sendiri.

Keesokan harinya, agak berbeda dengan hari kemarin, sekarang si anak meminta uang lebih banyak dari kemarin, lalu ibu bertanya pada si anak, "untuk apa kamu bawa uang sebanyak itu?" si anak pun menjawab, "aku ada acara bersama teman" , "acara apa nak ?" kata ibu dengan lembut, "sudah lah, ibu pasti tidak tau" jawab si anak, sang ibu pun dengan bad feeling melarang anaknya untuk ikut acara tersebut, "ibu tak memperbolehkan kamu kalau km tidak memberi tau ibu apa acara itu" , si anak pun menjawab dengan perasaan agak kesal, "ahh, kami hanya pergi ke sesuatu tempat aja kog, udahlah percaya sma aku deh bu" , karena ibu terlalu sayang kepada anaknya, ibu merasa kasian terhadap anak, dan akhirnya dengan perasaan buruk, sang ibu memberi uang untuk anaknya.

Sudah jam 12 malam, padahal biasanya si anak pulang jam 10 atau setengah 11, sang ibu pun sangat merasa cemas. Bahkan tak biasanya ibu pergi ke sekolahnya pada larut malam demi anaknya. Setelah sang ibu keliling-keliling bertanya pada orang sekitar sekolah, sang ibu pun mendapat berita bahwa anaknya kabur dari sekolah lagi, tapi sampai sekarang, sang ibu masih belum tau keberadaan si anak. Si anak ternyata sedang di rumah teman, dan melakukan hal yang semestinya tidak dilakukan oleh remaja jaman sekarang, ternyata, anak tadi memakai narkoba, bergantian bersama temannya. Sang ibu tetap tidak putus asa untuk mencari putri tercintanya, dia berlari, ke sana, ke sini, demi anak perempuan satu-satunya yang dia miliki, setelah sang ibu mencari anaknya di sekolah, dia pergi ke warnet yang merupakan tempat si anak jika kabur dari sekolah, "mas, tau anak saya tidak ?" sang ibu karena sudah kenal dengan penjaga warnet, maka sudah tidak perlu memperjelaskan ciri-ciri anaknya, "tidak tau bu, dia hari ini tidak ke warnet" kata penjaga warnet, sang ibu tambah panik, dia kebingungan mau ke mana lagi aku untuk mencari anakku, dia pun tak lupa mengucap terima kasih ke penjaga warnet, lalu setelah berterima kasih, sang ibu keluar dari warnet dan mencari anaknya walaupun tak tau harus ke mana. Tapi, sang ibu mulai putus asa, dan akhirnya pulang ke rumah.

Sesampainya di rumah, sang ibu terkejut, ternyata anaknya sudah menunggu di depan pintu rumah, "alhamdulillah, terima kasih Y Allah" kata sang ibu dengan perasaan lega, bahagia, ceria, senang. Sang ibu cepat-cepat membuka kunci pintu, lalu mereka masuk ke rumah. "Kamu ke mana sih nak ? kog baru pulang jam sgini ?" anaknya menjawab, "kan udah aku bilang, aku ke acara temen" , ibu menjawab, " ya tapi gak semalam ini toh nak kalo pulang" jawab ibu, si anak pun tak menjawab, dia langsung pergi ke kamarnya.

Waktu terus berjalan, hari kemarin sudah berganti hari esok, si anak pergi ke sekolah, pulang seperti kemarin, namun ibunya tak mencarinya karena dia tau anaknya hanya pergi ke acara. Sang ibu tertidur, dan besoknya ternyata sang ibu panik karena ternyata anaknya tak kunjung pulang. Sang ibu berlari ke sekolah, walaupun waktu itu masih subuh. Sekolah masih sepi, akhirnya ibu bertemu seseorang, tapi, orang itu tidak tau apa-apa tentang anaknya, ibu pun pulang ke rumah dengan berharap bertemu anaknya. Sesampainya dia di rumah, sang ibu sedih karena anaknya tak pulang, akhirnya karena sudah jam masuk sekolah, ibu memutuskan kembali ke sekolah. Setelah bercakap-cakap dengan guru, dia tau kalau anaknya kemarin tidak sekolah, bahkan sekarang pun masih tidak masuk sekolah juga. Ibu sedih mendengar cerita si guru tentang anaknya, karena ibu malu belum bisa mendidik anaknya dengan baik dan benar, lalu sang ibu pulang, sembari nonton tv, ibu cemas memikirkan anaknya, tiba-tiba ada yang mengetok pintu rumah sang ibu, sang ibu dengan cepat menuju ke pintu tersebut dengan perasaan agak senang karena dia kira itu adalah anaknya, setelah ibu tersebut membuka pintu, di depan matanya terdapat dua orang yang berdiri dan bertanya, "apa betul, ibu adalah ibunya 'A' (si anak diinisialkan 'A')" ibu menjawab, "iya betul, kenapa pak ?" "mari ikut kami ke kantor polisi" jawab salah satu dari dua orang tadi, dengan perasaan kaget, ibu pun mau tak mau ikut dengan dua orang tadi.

Sesampai ibu di kantor polisi, ibu bertemu dengan anaknya, ibu melihat anaknya yang sedang menangis, bersama juga dengan teman-teman si anak tadi, si anak lari menuju ibunya, dan memeluk ibunya sambil menangis-nangis tanda penyesalan. "bu,,, aku tidak mau masuk penjara" kata anak sambil merengek-rengek, ibu tidak bisa menjawab, hanya bisa mengelus-elus anaknya dengan perasaan sedih, namun sedikit bahagia karena bisa bertemu anaknya.

Ibu dengan perasaan kaget, tidak percaya akan ini, anaknya ternyata menggunakan uangnya untuk membeli narkoba, ibu akhirnya kecewa dengan anaknya, tapi, sudah tidak bisa ditawar lagi, mau tak mau si anak harus masuk penjara bersama-sama temannya. Sang ibu pun harus tidur sendirian di rumah, karena anak pertamanya sudah berkeluarga dan tinggal sangat jauh dari rumah ibunya. Dengan rasa sangat menyesal, anaknya mengatakan "bu.. aku minta maaf bu.." sebelum masuk penjara.

Bertahun-tahun ibu lewati, anak pertama sang ibu beruntung bisa menemani sang ibu dengan cara ibu ikut anaknya untuk sementara waktu, rumah ibu ditinggal sendiri, hanya dititipkan tetangga sebelah. Tetangga ibu ini merupakan sahabat baik ibu, dia yang selalu menemani ibu ketika sendirian karena suami sang ibu kerja di luar kota, dan pulang hanya bisa diakhir tahun.

Masa waktu si anak di penjara pun habis, ibu dengan perasaan senang, gembira, ceria, menjemput anaknya, perasaan ibu begitu sangat senang ketika ibu tau anak pertamanya kini sudah tinggal di dekat ibu tinggal. Akhirnya anak sang ibu sangatttt menyesal akan perbuatannya, sang ibu pun memeluknya dengan erat, sambil meneteskan air mata, dan juga memeluk anak pertamanya, walaupun saat itu suami sang ibu belum dapat pulang, tapi hati ibu sudah lega karena kedua anaknya kini berada dipelukan sang ibu.

Setelah kejadian itu, si anak pun sadar, bahwa akan pentingnya NASIHAT ORANG TUA itu, si anak sudah berubah dari sifat aslinya, teman-temannya yang masuk penjara bersama si anak pun sudah berubah, mereka semua menjadi anak yang baik, rajin beribadah, patuh pada nasihat orang tua.

Pesan dari penulis : jangan sesekali kita mengabaikan nasihat orang tua, karena nasihat orang tua kita suatu saat bisa membuat kita sukses, percaya deh ;)

Jumat, 14 Januari 2011

ASAL-USUL MENGAPA DINAMAKAN "Harta Karun"

Pada jaman Nabi Musa AS menjadi pemimpin Bani Israil, ada seorang yang bernama Qorun. Awalnya Qorun adalah salah seorang pengikut Nabi Musa AS yang sangat taat beribadah. Karena sangat sibuk beribadah, Qorun tidak begitu peduli dengan masalah duniawi. Alhasil Qorun dan keluarganya hidup serba kekurangan. Namun, meski begitu Qorun termasuk ulama yang sangat disegani saat itu.

Istri Qorun, Ilza, tidak terlalu puas dengan kehidupannya. Dia sering mengeluh dan merengek agar Qorun mau lebih berusaha meningkatkan taraf hidup mereka. “Suamiku, sepertinya aku mulai bosan hidup miskin. Kenapa kita harus hidup menderita seperti ini padahal kau taat beribadah?” rengek Ilza pada Qorun. “Istriku, kenapa kau membandingkan kesenangan duniawi dengan kesenangan bathin? Ibadah adalah untuk membuat hati kita tenang, bukan untuk mencari kekayaan,” jawab Qorun. “Tapi aku juga ingin sekali-kali makan enak dan punya baju bagus seperti orang lain,” rengek Ilza. Qorun tertegun mendengar rengekan istrinya. “Maafkan aku istriku, aku tidak tahu kalau kau begitu menderita,” kata Qorun.

Suatu hari datanglah dua orang pria ke rumah Qorun. Mereka mengaku utusan raja Gholan yang membawa hadiah berupa uang emas yang banyak. “Maaf, kenapa saya harus menerima hadiah dari raja Gholan? Saya tidak mengenalnya, dan tidak merasa pernah berbuat kebaikan padanya. Jadi maaf, saya tidak bisa menerima pemberiannya,” kata Qorun. “Oh, tentu saja anda sangat berjasa. Bukankah anda adalah ulama besar yang mengajarkan kebaikan disini? Lagipula raja kami juga memberikan hadiah yang sama untuk ulama lainnya kok!” bujuk kedua utusan itu. “Ah tetap saja saya tidak bisa menerima hadiah ini. Pasti ada maksud lain dari pemberian ini,” pikir Qorun. “Maaf saya tidak bisa menerima pemberian rajamu. Sampaikan saja rasa terima kasihku!” kata Qorun pasti.

Berkali-kali kedua utusan itu datang, namun selalu ditolak oleh Qorun. Akhirnya mereka memutuskan unk datang saat Qorun tidak sedang berada di rumah dan menemui Ilza istri Qorun. “Ayolah nyonya, diterima saja hadiah ini. Nyonya bisa beli apapun yang nyonya mau,” bujuk mereka. “Benar juga,” pikir Ilza, “aku kan sudah lama ingin punya uang banyak.” Tapi dia lalu teringat suaminya yang tidak mau menerima hadiah itu. “Ah tapi saya juga takut nanti suamiku akan marah jika tahu aku menerima hadiah yang ditolaknya,” kata Ilza muram. “Nyonya jangan bilang dulu! Berikan saja suami nyonya masakan yang lezat. Dan nyonya juga harus berhias supaya suami nyonya terpesona. Maka suami nyonya dijamin tidak akan marah!” bujuknya. “Hmmmm, ada baiknya juga dicoba,” pikir Ilza. Maka dia menerima hadiah dari raja Gholan tersebut.


Sorenya saat Qorun baru pulang dari tempat ibadah, dia melihat istrinya telah memakai pakaian bagus dan kelihatan tampak cantik. Bukan itu saja, di meja makan telah terhidang makanan dan minuman yang sangat lezat. “Darimana kau dapat semua ini?” tanya Qorun heran. “Makanlah dulu, nanti akan kuceritakan,” kata Ilza berahasia. Kemudian setelah Qorun selesai makan dan minum, Ilza menceritakan apa yang terjadi. “Apa? Bukannya aku sudah menolak hadiah tak jelas itu? Kenapa kamu malah menerimanya?” tanya Qorun kaget. “Suamiku, bukankah kau juga senang bisa makan enak dan melihat istrimu berdandan?” rayu Ilza. “Tidak ada salahnya kan punya uang banyak? Toh kita masih bisa tetap beribadah,” lanjut Ilza. Qorun termenung. “Baiklah!” katanya. “Tapi jika nanti dia menuntut macam-macam, kita harus mengembalikan uangnya,” kata Qorun.

Karena terbiasa hidup enak, ibadah Qorun makin lama makin berkurang. Apalagi Ilza selalu melarangnya jika dia berniat untuk mengunjungi nabi Musa. “Bersama Nabi Musa hidup kita miskin. Lebih baik jauhi saja dia!” begitu terus kata Ilza. Lama kelamaan Qorun tidak pernah lagi beribadah. Kini dia mulai sibuk berniaga. Makin hari hartanya semakin banyak. Hingga akhirnya Qorun menjadi orang yang sangat kaya raya. Namun sayang, kini dia menjadi sombong dan pelit. Dia selalu ingin terlihat berkuasa dan gila pujian. Kekayaannya selalu dihitung sampai sedetil-detilnya, hingga kehilangan satu dinar pun dia pasti akan mengetahuinya.

Suatu hari ada salah seorang sahabat lama Qorun yang mengingatkan dia untuk membayar zakat atas hartanya yang berlimpah. Terpaksa Qorun mendatangi nabi Musa untuk menanyakan berapa banyak zakat yang harus dibayarnya. “Setiap seribu dinar zakatnya satu dinar. Seribu kambing zakatnya satu kambing. Seribu gram emas zakatnya satu gram emas. Begitu seterusnya,” jelas nabi Musa. Qorun mulai menghitung zakatnya, ternyata jumlahnya lumayan besar. Rasa kikirnya muncul. Pikirnya dia sudah susah payah mencari kekayaan kenapa harus dibuang percuma. Maka dia mulai berprasangka buruk tehadap Nabi Musa. Menurutnya peraturan zakat itu hanyalah tipu muslihat nabi Musa untuk kesejahteraan nabi Musa sendiri.

Qorun memang keterlaluan. Bukan saja dia tidak mau mebayar zakat hartanya, dia juga menghasut saudagar-saudagar lainnya supaya tidak membayar zakat. Bahkan dia merencanakan untuk mencelakakan Nabi Musa. Dia membayar seorang wanita penghibur untuk mengaku pernah berbuat tidak baik dengan nabi Musa. Suatu siang, saat nabi Musa sedang berdakwah, Qorun sengaja bertanya apa hukumannya jika pria dan wanita yang bukan suami istri tapi melakukan zina. “Hukumannya adalah dirajam!” jawab nabi Musa tegas. “Apakah itu juga berlaku bagimu wahai nabi?” tanya Qorun lantang. “Tentu! Hukumannya juga dirajam,” jawab nabi Musa. “Kalau begitu kami harus merajammu wahai nabi! Bukankah kau telah berzina dengan seorang wanita sedangkan dia bukan istrimu?” kata Qorun dengan suara keras. “Naudzubillahi Min Dzalik, aku tidak pernah berbuat sehina itu. Celakalah orang yang menuduh tanpa bukti!” kata nabi Musa. “Tentu saja aku punya bukti,” jawab Qorun dengan tenang. Lalu dipanggilah si wanita penghibur.

Tapi si wanita penghibur tadi setelah berhadapan dengan nabi Musa menjadi ciut nyalinya. Sehingga dia malah membeberkan kejadian yang sebenarnya. Mendengar hal itu nabi Musa menjadi marah. Dia berdoa kepada Allah Swt untuk memberikan petunjuk. Lalu Allah berfirman bahwa Allah telah memerintahkan bumi untuk taat kepada nabi Musa. Nabi Musa lalu berkata: “Wahai Bani Israil sesungguhnya Allah telah memerintahkan kalian untuk taat kepadaku. Barang siapa yang ingin bersama Qorun tetaplah bersamanya. Siapa yang ingin bersamaku, menjauhlah dari Qorun!” Semua orang menjauhi Qorun, hingga tinggal tersisa dua orang. Lalu nabi Musa berkata pada bumi, “Wahai bumi telanlah Qorun dan pengikutnya!” Tiba-tiba bumi dimana Qorun dan pengikutnya berpijak bergetar kemudian membelah dan mulai menelan mereka. Sia-sia saja Qorun berteriak minta ampun, dosanya sudah tidak terampuni. Maka dia dan pengikutnya hilang ditelan bumi.

Tetapi setelah peristiwa itu, orang-orang mulai berprasangka bahwa nabi Musa sengaja menghukum Qorun supaya bisa menguasai hartanya. Maka sekali lagi nabi Musa meminta bumi untuk menenggelamkan harta Qorun supaya terhindar dari fitnah. Allah mengabulkan doa nabi Musa dengan menciptakan gempa bumi yang dahsyat, sehingga semua harta Qorun terkubur di dalam bumi. Itulah asal mulanya kenapa kita menyebut harta yang terpendam dengan istilah harta karun.

Qarun adalah kaum Nabi Musa, berkebangsaan Israel, dan bukan berasal dari suku Qibthi (Gypsy, bangsa Mesir). Allah mengutus Musa kepadanya seperti diutusnya Musa kepada Fir'aun dan Haman. Allah telah mengaruniai Qarun harta yang sangat banyak dan perbendaharaan yang melimpah ruah yang banyak memenuhi lemari simpanan. Perbendaharaan harta dan lemari-lemari ini sangat berat untuk diangkat karena beratnya isi kekayaan Qarun. Walaupun diangkat oleh beberapa orang lelaki kuat dan kekar pun, mereka masih kewalahan.

Qarun mempergunakan harta ini dalam kesesatan, kezaliman dan permusuhan serta membuatnya sombong. Hal ini merupakan musibah dan bencana bagi kaum kafir dan lemah di kalangan Bani Israil.Dalam memandang Qarun dan harta kekayaannya, Bani Israil terbagi atas dua kelompok. Kelompok pertama adalah kelompok orang yang beriman kepada Allah dan lebih mengutmakan apa yang ada di sisi-Nya. Karena itu mereka tidak terpedaya oleh harta Qarun dan tidak berangan-angan ingin memilikinya. Bahkan mereka memprotes kesombongan, kesesatan dan kerusakannya serta berharap agar ia menafkahkan hartanya di jalan Allah dan memberikan kontribusi kepada hamba-hamba Allah yang lain.Adapun kelompok kedua adalah yang terpukau dan tertipu oleh harta Qarun karena mereka telah kehilangan tolok ukur nilai, landasan dan fondasi yang dapat digunakan untuk menilai Qarun dan hartanya. Mereka menganggap bahwa kekayaan Qarun merupakan bukti keridhaan dan kecintaan Allah kepadanya. Maka mereka berangan-angan ingin bernasib seperti itu.

Qarun mabuk dan terlena oleh melimpahnya harta dan kekayaan. Semua itu membuatnya buta dari kebenaran dan tuli dari nasihat-nasihat orang mukmin. Ketika mereka meminta Qarun untuk bersyukur kepada Allah atas segala nikmat harta kekayaan dan memintanya untuk memanfaatkan hartanya dalam hal yang bermanfaat,kebaikan dan hal yang halal karena semua itu adalah harta Allah, ia justru menolak seraya mengatakan "Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu karena ilmu yang ada padaku"

Suatu hari, keluarlah ia kepada kaumnya dengan kemegahan dan rasa bangga, sombong dan congkaknya. Maka hancurlah hati orang fakir dan silaulah penglihatan mereka seraya berkata, "Moga-moga kiranya kita mempunyai seperti apa diberikan kepada Qarun; sesungguhnya ia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar."Akan tetapi orang-orang mukmin yang dianugerahi ilmu menasihati orang-orang yang tertipu seraya berkata, "Kecelakaan yang besarlah bagimu, pahala Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh…."

Berlakulah sunnatullah atasnya dan murka Allah menimpanya. Hartanya menyebabkan Allah murka, menyebabkan dia hancur, dan datangnya siksa Allah. Maka Allah membenamkan harta dan rumahnya kedalam bumi, kemudian terbelah dan mengangalah bumi, maka tenggelamlah ia beserta harta yang dimilikinya dengan disaksikan oleh orang-orang Bani Israil. Tidak seorangpun yang dapat menolong dan menahannya dari bencana itu, tidak bermanfaat harta kekayaan dan perbendaharannya.

Tatkala Bani Israil melihat bencana yang menimpa Qarun dan hartanya, bertambahlah keimanan orang-orang yang beriman dan sabar. Adapaun mereka yang telah tertipu dan pernah berangan-angan seperti Qarun, akhirnya mengetahui hakikat yang sebenarnya dan terbukalah tabir, lalu mereka memuji Allah karena tidak mengalami nasib seperti Qarun. Mereka berkata, "Aduhai, benarlah Allah melapangkan rezeki bagi siapa saja yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya dan menyempitkannya; kalau Allah tidak melimpahkan karunia-Nya atas kita benar-benar Dia telah membenamkan kita (pula). Aduhai benarlah, tidak beruntung orang-orang yang mengingkari (nikmat Allah)."

Selasa, 11 Januari 2011

Bahasa Malaysia (bahasa paling ALAY sedunia) VS Bahasa Indonesia

INDONESIA : Kementerian Hukum dan HAM
MALAYSIA : Kementerian Tuduh Menuduh

INDONESIA : Kementerian Agama
MALAYSIA : Kementerian Tak Berdosa

INDONESIA : Angkatan Darat
MALAYSIA : Laskar Hentak-Hentak Bumi (kalo angkatan laut ? laskar hentak2 muka lo kali ye ? wakwak :D)

INDONESIA : Angkatan Udara
MALAYSIA : Laskar Angin-Angin

INDONESIA : “Pasukaaan bubar jalan !!!”
MALAYSIA :”Pasukaaan cerai berai !!!”

INDONESIA : Merayap
MALAYSIA : Bersetubuh dengan bumi (astaughfirllah.. masi banyak manusia, si malaysia malah berstubuh dgn bumi)

INDONESIA : rumah sakit bersalin
MALAYSIA : hospital korban lelaki

INDONESIA : telepon selular
MALAYSIA : talipon bimbit

INDONESIA : Pasukan terjung payung
MALAYSIA : Aska begayut

INDONESIA : belok kiri, belok kanan
MALAYSIA : pusing kiri, pusing kanan (????)

INDONESIA : Departemen Pertanian
MALAYSIA : Departemen Cucuk Tanam

INDONESIA : gratis bicara 30 menit
MALAYSIA : percuma berbual 30 minit

INDONESIA : Satpam/sekuriti
MALAYSIA : Penunggu Maling (penunggu maling ? berarti lo (malaysia) nunggu diri lo sendiri dong ? wakwak :D kan lu maling)

INDONESIA : pejabat negara
MALAYSIA : kaki tangan negara

INDONESIA : pemerkosaan
MALAYSIA : perogolan

INDONESIA : Pencopet
MALAYSIA : Penyeluk Saku

INDONESIA : joystick
MALAYSIA : batang senang (wew ???)

INDONESIA : Tidur siang
MALAYSIA : Petang telentang

INDONESIA : remote
MALAYSIA : kawalan jauh (????)

INDONESIA : kulkas
MALAYSIA : peti sejuk

INDONESIA : chatting
MALAYSIA : bilik berbual

INDONESIA : rusak
MALAYSIA : tak sihat

INDONESIA : keliling kota
MALAYSIA : pusing pusing ke Bandar

INDONESIA : Tank
MALAYSIA : Kereta kebal (muka lo tebal)

INDONESIA : bioskop
MALAYSIA : panggung wayang

INDONESIA : rumah sakit jiwa
MALAYSIA : gubuk Gila

INDONESIA : dokter ahli jiwa
MALAYSIA : Dokter Gila <------ ternyata dokter2 malaysia GILA semua :D

INDONESIA : pintu darurat
MALAYSIA : Pintu kecemasan

INDONESIA : Wortel
MALAYSIA : Karet

INDONESIA : Air Bening
MALAYSIA : Air Kosong (bego malaysia)

Senin, 10 Januari 2011

KETIKA TUHAN MENCIPTAKAN INDONESIA

Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakanNya,Malaikat pun bertanya"apa yang baru saja Engkau ciptakan Tuhan? Lihatlah aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama "Bumi"kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas hujan Amazon,Tuhan melanjutkan,ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan,di planet baru ini segalanya akan terjadi secara seimbang.lalu Tuhan menjelaskan kepada Malaikat tentang benua Eropa,didaerah sebelah utara Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti inggris,skotlandia dan perancis,tetapi didaerah itu Tuhan menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang,dieropa bagian selatan Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin seperti spanyol dan portugal,tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di selat Gibraltan,lalu Malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru " lalu daerah apa itu,Tuhan? O,itu kata Tuhan,itu Indonesia negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi,ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan disana,ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen,banyak sinar matahari dan hujan.Penduduknya Aku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna,mereka pekerja keras,siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni."Dengan terheran heran Malaikat pun protes,"Lho katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan,kok Indonesia baik-baik semua,lalu dimana letak keseimbangannya? Tuhan pun menjawab "Wait, Until you see the Idiots I put in the Government"
Protected by Copyscape Online Plagiarism Test

Video Letusan Bintik Matahari

Beri saya makanan...

oi.. jangan pelit2 y, kasi gw makanan, kalo enggak, gw gigit lu